Apakah Orang seperti Saya masih pantas masuk Mesjid ? - MuakOrupsI
Headlines News :
Home » » Apakah Orang seperti Saya masih pantas masuk Mesjid ?

Apakah Orang seperti Saya masih pantas masuk Mesjid ?

Written By Herul Nurjaman on Rabu, 12 September 2012 | Rabu, September 12, 2012


Selalu Bangga dengan Perbuatan Dosa besar ku
Dienulis oleh. Herul Nurjaman
Dipublikasikan lewat Blogger

Sebernarnya Malu untuk membuka Aib ini tapi jika cerita ini akan menjadi hikmah dan Hidayah buat para pembacanya kenapa tidak untuk saya publikasikan ? niat saya tak lain karena ingin mendapatkan pencerahan dari anda yang berkenan mau memberikan saran dan doanya (Itu harapan Saya)  dan berbagi ke rekan-rekan Blogger lain nya. 
Baiklah aku akan memulai ceitanya nya...

Entah harus dari mana aku memulai cerita. ini..terbesit selalu partanyaan dalam hatiku yang mengalir ke atas Ubun-ubun denyut otaku, kenapa aku ini ? Kenapa tidak seperti dulu lagi ? Kenapa tidak tersentuh sediktpun untuk membuka hati dan pikiranku seperti masa-masa dimana aku mau melakukan hal-hal yang baik.

Hatiku selalu tertutup untuk melakukan hal yang baik...yang gemar menolong orang lain, menolong daudara-saudaraku bila dalam kesulitan, berangkat. membasahi muka, rambut, tangan, kaki, telinga dengan air wudhu dan mengangkat tangan mengucapkan allahu akbar..dan memuai sholat.
Bahkan ramadhan terakhirpun  ibadah yang sangat di aguangkan oleh semua umat muslim dan di wajibkan oleh ajaran agama itu pun aku tidak melakukannya, aku telah menyia-nyiakan nya begitu saja.
Telinga kanan dan kiriku tersentuh suara-suara alunan alquran dari suara Toa/speaker mesjid yang kebetulan persis disebelah kamar Kos-kosanku tetapi Hatiku masih saja tertutup seolah2 itu hanya suara deringan knalpot motor atau suara tangisan anak kecil yang berteriak yang hanya membuat telingaku kebisingan. 

Sedang berada dimanakah Hati dan jiwaku sekarang? Apa yang aku cari di muka bumi ini ? Apa yang bisa aku banggakan ? Apa yang bisa aku contohkan untuk anak2ku ? Kenapa aku ini ? Kenapa aku jauh dari hidayahmu ya rab ? 
Begitu banyak dosa besar yang telah kuperbuat yang tak terhitung lagi. Berzinah dimana saat aku mengingin kan nya bahkan di bulan ramadhan pun aku masih melakukan nya (naudzubillah), menipu orang lain, mejelekan orang lain, membuka keburukan orang, tidak mau di salahkan, selalu merasa benar, aku yang selalu bangga bila telah melakukan Dosa, aku selalu merasa paling baik, aku selalu mengajarkan hal yang baik pada saudara sementara aku tidak melakukan apa yg aku arahkan pada mereka, semunafiq inikah aku ? Sebejad inikah aku ? Ya...aku pantas mendapatkan sebutan seburuk itu bahkan lebih buruk dari itu! 
Aku telah menganiaya diriku sendiri, aku sedang melumat-lumat tubuhku sendiri mengoyak dan meluluh lantakan semua, begitu bangganya aku melalukan dosa-dosa besar ku itu. 

Begitu berat hatiku untuk melangkah menuju arah yang engkau ridhoi, begitu kerdil nya aku sekarang, begitu hina nya aku di hadapan mu, begitu sombong nya aku di depan mu, begitu kotor nya aku bila mengangkatkan tanganku saat meminta padamu, kemana aku harus melaju ? Ya allah bawalah aku ke jalan yang terang kembalikan hati dan seluruh jiwaku untuk dekat denganmu 
Aku rindu air wudhuku, aku rindu kepalaku yang menyentuh sajadahku, aku rindu untuk menahan lapar dan hausku di saat datang nya bulan Ramadhan, aku rindu dengan menahan rasa pegal saat berdiri khusu bertarawih, aku rindu dengan alunan suara takbir dari mulut dan suaraku dikala menjelang aidil fitri, aku rindu dengan halaman-halam Alquran yang kubaca aya ke ayat, aku rindu aku rindu..aku rindu ya allah... 

Berilah aku rasa malu kepadamu hingga aku tidak lagi membuka Aurat dan melakukan Zinah mengumbar nafsu sesaat...Tolong...tolong ya allah...jangan engkau biarkan aku larut dalam gelimangan dosa-dosa ini, Berikanlah aku hidayah yang bisa membangkitkan aku selalu di dekatmu, dengan perbuatan-perbuatan yang emgkau rhidoi.
Astaghfirallahaladzim......
Aku Sadar ternyata Aku hanya tengkorak yang tebalut daging dan dibungkus kulit tipis tapi aku Sombong dan tuli dengan semua ajaran-ajaranmu melaui rasulmu...allah masih pantaskah aku meminta kepadamu? Allah masih maukah engkau melihat dan mendengarku ? 
Hallo...Yaa Allah ..allah...allah...dimana kah engkau saat ini ? 

Sejauh inikah aku kepadamu sekarang? Sejauh inikah aku dengan Rasulmu ?
Allah...jangan engkau menjauh dariku, aku membutuhkan petunjukmu.. Ringankan kakiku melangkah ke rumahmu, menuju alas sholatku, demi allah aku merindukan semua itu...harus kah aku berteriak meminta ini kepadamu ? Jangan pernah pergi engkau ya allah...dekati aku, peluklah aka, selimutilah aku dengan cahaya imanku, dengan tasbih dan tahmidku, dengan bisikan-bisikan zikirku memuji namamu mengagungkan pososimu di tempat yang paling tertinggi. 

LaaaillaaaHaillallaah..muhammadarrasuulillah. Wahai para pembaca yang budiman, aku bercerita yang sebenar-benarnya mengungkapkan apa yang aku derita saat ini, bagiku menjauh dari yang telah memberiku hidup adalah penderitaan yang tiada dua nya, penyiksaan yang tiada duanya, terhinalah aku ini.. Semoga para pembaca kisah yang aku angkat ini mampu membuka hati dan pikiran nya dan mendapatkan Hidayah dari allah Swt bahwasannya kita diciptakan itu semata-mata untuk beribadah dan hanya beribadah! 
yang mencakup di semua aspek kehidupan. 

Semoga kita tidak di masukan ke dalam orang-orang yang Munafiqun, yang selalu larut dal lupa disaat mau  melakukan dosa bahkan membanggakan nya
Para pembaca yang budiman Anggaplah ini hanya sebuah ceritaan biasa, mungkin apa yang telah saya ceritakan diatas anda pernah melakukan nya atau masih melakukan nya hingga detik ini ini hanyalah sebuah pengingat saja dari saya  yang boleh diabaikan atau di ambil hikmah nya oleh anda.

Itu semua kembali kepada diri dan niat kita Masing-masing sebagai manusia bodoh yang tidak mau mengakui Kebodohannya, Hal yang paling hina di dunia ini adalah jauh dari mata allah karena perbuatan kita sendiri, bukan harta benda yang mengangkat derajat melainkan amal ibadah kita...mau di bawa kemana hidup kita? Selama kita tidak mampu menahan datang nya Maut kelak...maka sebaiknya berbuat kebajikan selagi kita masih hidup.  

Yang menjadi pertanyaan nya adalah : Apakah kita tidak akan tersentuh kematian ? Yang hanya berniat Akan Bertaubat nanti saja"
Jawaban nya ada pada diri anda semua..dan tau apa yang harus dipersiapkan untuk menhadapinya nanti.. Satu hal yang harus di ingat ! Bahawa allah swt tidak membutuhkan ibadah dari manusia, allah tidak pernah rugi bila manusia nya tidak meng imaninya..karena semua yang di lakukan mau baik Atau buruk adalah untuk kita sendiri sebagai bekal kita di alam yang menakutkan dan menyedihkan selamanya disana Ya..Di Nerakalah tempat kita nanti. 

Tetapi allah juga akan memberikan janjinya kepada kita bila kita mau melakukan semua kewajiban dan melakukan amal perbuatan yang baik..ya itu Surga lah tempat yang nyaman. 
Pilih mana? 
Semoga apa yang aku ceritakan ini bisa menjadi hidayah dan taufiq untuk aku khusus nya, dan untuk para pembaca umum nya. 
Terima kasih telah menyempatkan waktunya untuk membaca hingga selesai.
"mohon maaf jika isi tulisan ini tidak tersusun dengan rapi dari bait ke bait ceritanya, anggaplah ini hanya coret-coretan dikertas biasa yang terbuang di hempasan jalanan lalu anda menemukan nya secara tidak sengaja dan membacanya..."
"Sebagai catatan hingga saat ini pun aku masih belum dapat melakukan hal diatas tetapi aku telah puas karena telah menceritakan ini pada para pembaca yang budiman" 

Salam hangat dari saya.
Herul Nurjaman 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. MuakOrupsI - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template